Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Kesehatan

5 Jenis Kanker Payudara: Mana Paling Ganas?

4
×

5 Jenis Kanker Payudara: Mana Paling Ganas?

Sebarkan artikel ini
5 Jenis Kanker Payudara: Mana Paling Ganas?
Jaksel.id – Tidak banyak orang yang tersebut tahu jikalau ada berbagai jenis neoplasma payudara, yang digunakan sanggup mempengaruhi keganasan sel tumor ganas akibat bisa jadi meningkat cepat. Bahkan risiko kesembuhannya cenderung rendah.

Kanker dada adalah penyulut kematian terbanyak perempuan akibat kanker. Tak main-main, angkanya menurut Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) kematian dalam 2020 diprediksi mencapai 22.430 persoalan hukum di area Indonesia. Padahal risiko ini dapat diturunkan dengan deteksi dini, diagnosis juga penyembuhan seawal mungkin.

Praktisi Bedah Onkologi dr. Rachmawati, SpB.Onk(K) menjelaskan diagnosis klasifikasi jenis karsinoma kelenjar susu dapat dilaksanakan dengan metode Imunohistokimia (IHK) yaitu pemeriksaan antigen antibodi terhadap banyak tumor marker.

kucing (CNN Indonesia)
kucing (CNN Indonesia)

Melalui pemeriksaan tersebut, secara umum dikenal dua jenis tumor ganas dada yakni tipe luminal lalu non-luminal. Tipe luminal kerap disebut juga tipe hormonal, umumnya memiliki pertumbuhan sel tambahan lambat lalu kesempatan kesembuhan lebih besar tinggi dibandingkan dengan neoplasma susu tipe non-luminal.

“Kalau kita bikin skema, tipe luminal itu di area sebelah kiri, non-luminal di area sebelah kanan. Semakin ke kiri, semakin ‘baik’ sifat kankernya. Semakin ke kanan kemungkinan hitungan kesembuhan semakin rendah,” papar dr. Rachmawati melalui rilis yang mana diterima suara.com, Kamis (23/11/2023).

Lebih lanjut ia menambahkan, karsinoma dada ditentukan berdasarkan beberapa orang pemeriksaan. Seperti reseptor hormon estrogen, reseptor hormon progesteron, protein HER2 (human epidermal growth factor receptor 2), juga Ki-67.

“Ki-67 itu prediktor terhadap kecepatan perkembangan sel. Jadi kalau Ki-67 rendah, itu (biasanya) termasuk subtipe neoplasma kelenjar susu yang tersebut prognosisnya baik. Kalau makin tinggi Ki-67, biasanya kecepatan perkembangan selnya cepat juga bilangan bulat kesembuhannya lebih tinggi rendah,” jelas dr. Rachmawati.

Sehingga setelahnya didiagnosis dengan pemeriksaan imunohistopatologis, berikut ini beberapa jenis neoplasma yang tersebut perlu diketahui lalu diwaspadai:

1. Subtipe Luminal A

Ini adalah karsinoma dada dengan reseptor hormon estrogen positif (ER+) atau progesteron positif juga HER2 negatif. Umumnya miliki kadar Ki-67 lebih banyak rendah serta prognosis tambahan baik, sehingga disebut tidak ada terlalu menyebar cepat.

2. Subtipe Luminal B

Jenis karsinoma susu ini terdiri dari reseptor hormon estrogen positif (ER+)atau progesteron positif, kemudian HER2 negatif. Kadar Ki-67 lebih tinggi tinggi, biasanya diatas 20% sehingga selnya tambahan tumbuh cepat.

3. Subtipe Luminal B dengan Her 2 +3

Ini artinya tumor ganas susu dengan reseptor hormon estrogen atau progesteron positif, dan juga HER2 positif.

4. Subtipe HER2 Type

Jenis tumor ganas payu dara ini terdiri dari reseptor hormon estrogen atau progesteron negatif serta HER2 positif.

5. Subtipe Triple Negative

Ini merupakan neoplasma kelenjar susu dengan reseptor hormon estrogen dan juga progesteron, maupun HER2, semuanya negatif. Subtipe ini juga dikenal lebih besar agresif dan juga paling umum ditemukan pada pasien dengan mutasi gen BRCA1.

“(Subtipe) non luminal termasuk triple negative lalu HER2 type itu biasanya Ki-67-nya tinggi. Kalau (subtipe) luminal biasanya rendah,” jelas dr Rachmawati.

Manfaat Pasien lalu Dokter Tahu Jenis Kanker Payudara

Identifikasi subtipe karsinoma dada berguna untuk menentukan penyembuhan yang mana paling efektif bagi pasien. Karena jenis serta sifat neoplasma kelenjar susu berbeda-beda, tatalaksana perawatan pada setiap tumor ganas dada belum tentu sama.

Selain itu, tumor ganas dada juga diklasifikasikan berdasarkan lokasi sel-sel neoplasma bermula juga juga sifat persebarannya. Menurut praktisi kebugaran dr. Intan Rahmi Nasya, klasifikasi ini mengelompokkan neoplasma susu menjadi karsinoma invasif kemudian karsinoma non-invasif.

“Jenis karsinoma kelenjar susu yang mana paling umum adalah karsinoma duktal invasif lalu karsinoma lobular invasif, yang digunakan dimulai pada sel-sel saluran susu atau lobulus,” jelas dr. Intan.

Sumber : suara.com

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *