Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Teknologi

Elon Musk Ketemu Presiden negeri Israel Usai Ditinggal Apple-Disney

2
×

Elon Musk Ketemu Presiden negeri Israel Usai Ditinggal Apple-Disney

Sebarkan artikel ini
Elon Musk Ketemu Presiden negeri negeri Israel Usai Ditinggal Apple-Disney

Jaksel.id

Jakarta Elon Musk akan bertemu Presiden negara Israel Isaac Herzog serta perwakilan keluarga yang tersebut menjadi sandera pada Gaza, menurutp laporan Times, Mulai Pekan (27/11/2023).

Miliarder pemilik X (dulunya Twitter) yang dimaksud agaknya ingin meredakan isu persoalan tuduhan rasisme serta anti-Yahudi yang tersebut dialamatkan padanya. Sebab, tuduhan itu telah terjadi menghancurkan kredibilitas X sampai ditinggal oleh para pengiklan.

Musk telah lama dijadwalkan untuk bertemu dengan perwakilan keluarga kemudian Herzog di diskusi tertutup terkait ujaran anti-Yahudi pada platformnya, menurut juru bicara kepresidenan di keterangan resminya.

Musk membantah disebut rasis dan juga menjelaskan sudut pandangnya di memasarkan tweet bernada anti-Yahudi. Akibat tweet tersebut, Gedung Putih serta para aktivits menyerangnya tanpa henti.

Kondisi diperparah pasca lembaga pengawas media, Media Massa Matters, merilis laporan yang dimaksud menunjukkan X memasang iklan dari brand terkenal pada tweet menyebar yang mana menyebarluaskan informasi sesat terkait peperangan negeri Israel dengan kelompok kelompok Hamas Palestina pada Gaza.

Beberapa brand seperti IBM, Apple, Diseny, serta Amazon memutuskan menarik pengeluaran iklannya dari X.

Belum jelas apa isu lain yang digunakan akan dibawa Musk di pertemuannya dengan presiden negeri Israel juga perwakilan keluarga sandera. Saat ini, konflik Daerah Gaza masih berlanjut, meskipun negeri Israel telah terjadi setuju melakukan gencatan senjata selama 4 hari.

Perang yang digunakan pecah sejak 7 Oktober yang dimaksud sudah pernah menewaskan 1.200 warga sipil Israel. Sementara itu, lebih lanjut dari 15.000 warga Palestina terbunuh pada bombardir tanpa henti yang digunakan dilayangkan Israel.

Komentar anti-Yahudi Musk merujuk pada sebuah tweet dari netizen yang digunakan mengumumkan orang Yahudi sudah pernah menyebar kebencian melawan orang lapisan kulit putih. Musk menanggapinya dengan komentar “ini adalah kebenaran”.

Komentar itu berbuntut panjang. The New York Times menuliskan laporan perihal peluang pendapatan X yang dimaksud lenyap, berdasarkan dokumen jualan internal. Laporan itu mengungkapkan X dapat kehilangan pendapatan iklannya sebanyak US$75 jt (Rp 1,1 triliun) per akhir tahun 2023, disitir dari Mashable.

Artikel Selanjutnya Teknologi negeri Israel Bisa Lumpuh Total Gegara Perang organisasi Hamas

Sumber : CNBC Indonesia

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *