Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Teknologi

Laptop Asus Terancam Diblokir, Ini adalah Alasan lalu Daftar Produknya

2
×

Laptop Asus Terancam Diblokir, Ini adalah Alasan lalu Daftar Produknya

Sebarkan artikel ini
Laptop Asus Terancam Diblokir, Ini adalah adalah Alasan lalu Daftar Produknya

Jaksel.id

Jakarta – Laptop Asus terancam tak mampu lagi dipasarkan di area Amerika Serikat (AS). Hal yang dimaksud menyusul gugatan yang mana dilayangkan Lenovo terkait pelanggaran 4 paten terkait software, hardware, serta konektivitas yang digunakan tersemat pada laptop buatan Asus.

Laporan Ars Technica mengumumkan teknologi paten Lenovo diam-diam dipakai oleh Asus tanpa kesepakatan sebelumnya.

Paten itu terkait teknologi meminimalisir delay pada waktu melakukan upload data secara wireless, manajemen daya pada wireless wake-on-LAN, scrolling diagonal pada touchpad, juga mekanisme lengkungan yang dimaksud memungkinkan transisi perangkat hibrida dari mode laptop ke tablet.

Dalam keterangan resminya, Lenovo mengklaim telah terjadi menawarkan kesepakatan lisensi ke Asus. Namun, sekarang pabrikan China yang dimaksud mengambil langkah hukum.

“Ini untuk melindungi sumbangan kami terhadap pembaharuan teknologi kemudian lapangan usaha selama lebih banyak dari 39 tahun. Kami telah terjadi memulai pembangunan lebih lanjut dari 28.000 paten lalu 14.000 lainnya sedang di proses,” kata Lenovo pada keterangan resminya, dikutipkan dari PCMag, Awal Minggu (27/11/2023).

Gugatan Lenovo ke Asus didaftarkan di dalam Pengadilan Negeri Amerika Serikat dalam California pada 15 November 2023. Lenovo diwakilkan oleh firma hukum global DLA Piper.

Lenovo ingin menyelenggarakan sidang juri (jury trial), menghitung total kerugian akibat pelanggaran paten Asus, lalu memohonkan Asus berhenti jual produk-produknya yang digunakan melanggar paten di dalam AS.

Gugatan sejenis melawan Asus juga sudah pernah dilayangkan ke Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat (ITC).

Beberapa item Asus yang mana diklaim melanggar paten Lenovo adalah laptop, notebook, komputer tablet 2-in-1, PC desktop, PC tower, workstation, router, juga komponen.

Lenovo meminta-minta ITC untuk melarang Asus memasarkan, mengiklankan, mendistribusikan, mendiskon, menjual, atau dengan kata lain menransfer invetori produknya yang mana melanggar paten.

Asus belum memberikan tanggapan persoalan gugatan dari Lenovo.

Sumber : CNBC Indonesia

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *