Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Lifestyle

Profil Adjie Massaid, Ayah Aaliyah yang mana Punya Darah Bangsawan Solo

8
×

Profil Adjie Massaid, Ayah Aaliyah yang mana Punya Darah Bangsawan Solo

Sebarkan artikel ini
Profil Adjie Massaid, Ayah Aaliyah yang mana Punya Darah Bangsawan Solo

Jaksel.id Warganet seolah tak berhenti mengomentari hubungan Aaliyah Massaid lalu Thariq Halilintar, termasuk persoalan alasan Thariq berpisah dari Fujianti Utami Putri juga ganti memacari Aaliyah.

Bahkan, warganet sampai menyoroti latar belakang Aaliyah kemudian Fuji. Seperti yang dimaksud terlihat dalam akun TikTok @aaliyah_thottiqfans, sebagian warganet terlihat membanggakan Aaliyah yang dimaksud disebut-sebut masih ada keturunan ningrat.

Menurut warganet, keturunan ningrat ini ternyata datang dari sisi ayah Aaliyah, yaitu almarhum Adjie Massaid.

Perkara tindakan hukum kebangsawanan pemilik nama Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid yang dimaksud memang sebenarnya pernah diungkit di area salah satu artikel yang dimaksud memberitakan pemakamannya tahun 2011 lalu.

Pemakaman Adjie Massaid pun diketahui sangat kental dengan kebudayaan Jawa seperti dengan adanya ritual pemecahan genteng, gelas, kemudian piring pada waktu jenazah dibawa meninggalkan dari rumah duka.

Lantas, seperti apakah profil Adjie Massaid, ayah Aaliyah yang digunakan punya tempat bangsawan Solo tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Adjie Massaid yang tersebut mempunyai nama lengkap Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid mengawali karirnya sebagai individu model catwalk di tempat era 80-an. Adjie kemudian menjajal dunia layar lebar dengan debut melalui film yang dimaksud digarap oleh Garin Nugroho, “Cinta Dalam Roti” (1990).

Kemudian, ia bermain di film “Rini Tomboy” (1991), “Cinta juga Noda” (1991), “Asmara” (1992), “Janda Kembang” (2009), juga “Pengantin Cinta” (2010).

Adjie juga kemudian merambah ke layar televisi dengan bermain di beberapa sinetron pada era 90-an, beberapa diantaranya yaitu “Buku Harian” (1993-1996), “Melangkah dalam Atas Awan” (1997), “Seberkas Kasih Mama” (1998), serta “Janji Hati” (1999-2000).

Tak hanya sekali terlibat berakting, Adjie juga terjun ke dunia politik. Ketenaran Adjie sebagai orang aktor menjadi modal untuk Adjie mengungguli pemilihan 2004 serta duduk menjadi anggota DPR periode 2004-2009 melalui Partai Demokrat.

Adjie kemudian berhasil duduk kembali sebagai anggota Komisi V DPR pada periode selanjutnya yaitu 2009-2014. Politisi yang mana gemar bermain sepakbola ini juga didapuk untuk menjadi manajer Timnas U-23 pra-olimpiade pada 2010.

Adjie sempat berpacaran dengan Titi Dj juga Bella Saphira sebelum akhirnya ia menambatkan hati pada penyanyi Reza Artamevia dan juga menikahinya pada tahun 1999.

Dari pernikahan tersebut, mereka itu dikaruniai 2 orang putri yaitu Zahwa kemudian Aaliya. Namun sayang pernikahan yang dimaksud semata-mata berjalan selama 6 tahun.

Sempat beredar isu bahwa Reza menggugat cerai oleh sebab itu Adjie ringan tangan. Namun ada juga yang dimaksud mengungkap bahwa Reza berselingkuh dengan seseorang pejabat.

Namun keduanya sama-sama bungkam menghadapi alasan yang dimaksud sebenarnya kemudian resmi bercerai pada tahun 2005.

Berselang 4 tahun, Adjie menyelenggarakan pernikahan keduanya dengan Angelina Sondakh. Pasangan yang dimaksud dikaruniai orang putra bernama Keanu Jabaar Massaid.

Namun, belum genap dua tahun menikah dengan Angie, Adjie dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Adjie meninggal sebab serangan jantung.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Sumber : Suara.com

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *